Konstruksi Wacana Humor dan Identitas Digital Generasi Muda pada Meme Motivasi dan Kata-kata Bijak Versi Parodi di Instagram @its_onemee

Authors

  • Puji Retno Hardiningtyas Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur
  • Krismonika Khoirunnisa Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur

Keywords:

humor, identitas digital, meme parodi, rasionalisasi, wacana multimodal

Abstract

Latar Belakang: Humor telah menjadi sarana komunikasi dan pembentukan identitas yang signifikan di media sosial. Salah satu bentuknya adalah meme berbahasa Indonesia bergenre motivasi dan kata-kata bijak. Meme sering kali dibelokkan isinya menjadi lelucon, sindiran, atau pengakuan diri secara jenaka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi kebahasaan yang membentuk humor pada meme motivasi versi parodi, (2) mendeskripsikan relasi verbal-visual dalam menciptakan efek humor, dan (3) mendeskripsikan konstruksi identitas digital generasi muda melalui wacana humor. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode analisis wacana kritis multimodal (multimodal critical discourse analysis). Data penelitian berupa meme bergenre motivasi dan kata-kata bijak dengan visual tokoh kartun berkepala bulat, yang diunggah pada akun Instagram @its_onemee dan dikumpulkan berdasarkan unggahan terbaru pada awal September 2026. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor pada meme dibangun melalui tiga strategi kebahasaan, yaitu (1) perumpamaan eksplisit yang memanfaatkan pola kalimat motivasi yang menyimpang dari makna yang diharapkan, (2) kalimat pembangun ritme menuju punchline, dan (3) strategi menciptakan kontras dan serius-jenaka dalam meme. Kesimpulan: Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan dan menyimpulkan bahwa meme motivasi versi parodi berfungsi sebagai ruang antara hiburan dan pengakuan diri bagi generasi muda masa kini, yaitu tempat di mana generasi muda mengelola kerentanan psikologis melalui humor tanpa harus kehilangan citra diri dan relevan secara sosial

References

Abbas, S. A. (2025). "The Role of Opposition Script in Humor: A Discourse-Based Argument for Cognitive Complexity". Lex Localis-Journal of Local Self-Government, 23(56),

2242—2255. https://lex-localis.org/index.php/LexLocalis/article/view/802110

Attardo, Salvatore. (2017). "Humor in Language". Oxford Research Encyclopedia of Linguistics, 1—18. https://web.stanford.edu/class/linguist197a/attardehumorinlanguage.pdf

Ayuni, A. Q. dan Nani Darmayanti. (2024). “Analisis Multimodal Wacana Kritis Iklan Layanan Masyarakat Bertema Vaksinasi Covid-19 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia”. Deiksis, 14(3), 262—273. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/11923

Biegajlo, M. (2013). "The Pragmatics of Humour Across Discourse Domains: about a Book by Marta Dynel". International Studies in Humour, 2(1), 87—99. https://scispace.com/pdf/the-pragmatics-of-humour-across-discourse-domains-about-a-5bu4jlqf2x.pdf

Feldman, Ofer. (2024). "Communicating Political Humor in the Media How Culture Influences Satire and Irony". Springer, 1—18. https://content.e-bookshelf.de/media/reading/L-22872270-26fa7e2535.pdf

Floranti, A. D., dkk. (2021). "Interpretasi Wacana Humor Meme melalui Kajian Teori Relevansi". Jurnal Sasindo Unpam, 9(2), 143—157. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Sasindo/article/view/15295

Goffman, E. (1956). The Representation of Self in Everyday Life. University of Edinburgh. https://monoskop.org/images/1/19/Goffman_Erving_The_Presentation_of_Self_in_Everyday_Life.pdf

Hogan, B. (2010). "The Presentation of Self in the Age of Social Media: Distinguishing Performances and Exhibitions Online". Bulletin of Science, Technology & Society, 30(6), 377—386. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0270467610385893

Jayana, W. S. dan I Dewa Putu Wijana. (2023). "Analisis Wacana Humor dalam Acara Lapor Pak! di Trans 7". Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1), 168—186. https://jurnal.uns.ac.id/Basastra/article/view/70195

Jupriono dan Sukatman. (2021). "Paronomasia dalam Wacana Humor di Media Sosial". Tanda: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa, dan Sastra, 1(3), 17—26. https://aksiologi.org/index.php/tanda/article/view/169

Kayam, O., Galily, Yair & Arie Sovier. (2014). "Humor, Media and The Public Discourse: A Case Study of Humor and Politics". French Journal for Media Research, 1—16. https://hal.science/hal-01653804v1/file/pdf_Galily.pdf

Listiyorini, Ari. (2017). "Wacana Humor dalam Meme di Media Online sebagai Potret Kehidupan Sebagian Masyarakat Indonesia". Litera, 16(1), 64—77. https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/14251

Nielsen, A. dan Don Nielsen. (2019). The Language of Humor: An Introduction. Cambridge University Press. https://dokumen.pub/the-language-of-humor-an-introduction-1108416543-9781108416542.html

Rohmadi, Muhammad. (2010). "Strategi Penciptaan Humor dengan Pemanfaatan Aspek-Aspek Kebahasaan". Humaniora, 22(3), 285—298. https://journal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/1339

Santikul, B. (2024). “The Building Blocks of Language and Creativity: a Multimodal Critical Discourse Analysis of Toy Advertisements”. Journal of Language Teaching and Research, 15(2), 383—395. https://jltr.academypublication.com/index.php/jltr/article/view/7424/6077

Downloads

Published

16-10-2026

How to Cite

Puji Retno Hardiningtyas, & Krismonika Khoirunnisa. (2026). Konstruksi Wacana Humor dan Identitas Digital Generasi Muda pada Meme Motivasi dan Kata-kata Bijak Versi Parodi di Instagram @its_onemee. Prosiding SENALA (Seminar Nasional Linguistik Indonesia), 3, 1–12. Retrieved from https://senala.upnjatim.ac.id/index.php/senala/article/view/55

Most read articles by the same author(s)