Pematuhan dan Pelanggaran Prinsip Kesantunan Leech dalam Tuturan Ridwan Kamil pada Podcast Denny Sumargo dan Deddy Corbuzier

Authors

  • Imma raudhotul jannah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Hasnah Hithohu Tsaqila Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Fahneza Zelvia Rahmadhinia Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Gavrila Claresta Angelina Panggabean Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Reva Yulsya Putri Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Keywords:

Dedy Corbuzier, Denny Sumargo, Ridwan Kamil, Kesantunan berbahasa, podcast

Abstract

Latar Belakang: Pesatnya perkembangan media digital dan wacana siar podcast mengubah dinamika komunikasi publik di Indonesia, sehingga tokoh masyarakat dituntut untuk mampu menyeimbangkan strategi tutur dan kesantunan berbahasa saat berinteraksi secara terbuka di ruang digital. Namun, kajian mengenai kesantunan berbahasa tokoh publik dalam podcast masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji, menganalisis, serta membandingkan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa Geoffrey Leech dalam tuturan Ridwan Kamil pada dua kanal podcast YouTube, yaitu kanal Denny Sumargo dan Deddy Corbuzier. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif komparatif dengan memanfaatkan kerangka teori kesantunan Leech. Data penelitian bersumber dari rekaman video kedua podcast di YouTube yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, lalu diolah melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi kontekstual, hingga perbandingan interaksional. Hasil: Temuan penelitian mengindikasikan adanya perbedaan strategi kesantunan yang dipengaruhi oleh konteks topik dialog serta dinamika pembawa acara. Pada podcast Denny Sumargo, Ridwan Kamil cenderung mematuhi maksim penghargaan dan kerendahan hati, namun melanggar maksim Penghargaan ketika menonjolkan prestasi akademis pribadinya. Sebaliknya, pada podcast Deddy Corbuzier, narasumber mematuhi maksim kebijaksanaan, kerendahan hati, dan penghargaan, tetapi melakukan pelanggaran pada maksim penghargaan saat menyampaikan kritik terbuka terhadap pola komunikasi media televisi konvensional. Kesimpulan: Variasi pematuhan dan pelanggaran maksim memperlihatkan bahwa adaptasi strategi tutur ditentukan oleh karakteristik lawan tutur serta platform wacana digital yang digunakan.

References

Adelia, J., & Suhartono. (2021). Kesantunan berbahasa dalam podcast Deddy Corbuzier. BAPALA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 25–33.

Andriana, W. D., Suhartono, & Yuniseffendri. (2025). Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam tuturan disfemia pada podcast Malaka Project dan implikasinya terhadap pembelajaran di SMA. Deiksis, 17(2), 163–178. https://doi.org/10.30998/deiksis.v17i2.23723

Claudia, V. S., Rakhmawati, A., & Waluyo, B. (2018). Prinsip kesantunan berdasarkan maksim Leech dalam kumpulan naskah drama Geng Toilet karya Sosiawan Leak dan relevansinya sebagai bahan ajar teks drama di sekolah menengah atas. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 179–190. https://doi.org/10.20961/basastra.v6i2.37705

Eshreteh, M. K. M., & Badran, H. (2020). The application of Leech’s politeness maxims in Shakespeare’s The Merchant of Venice. Indonesian Journal of English Language Studies, 6(2), 59–75. https://doi.org/10.24071/ijels.v6i2.1091

Fitri, S., Hidayatullah, A., & Agustini, R. (2025). Kesantunan berbahasa dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 620–635. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v9i2.19229

Fitriani, D. A., Abdurrokhman, D., & Syafroni, R. N. (t.t.). Analisis kesantunan berbahasa dalam siniar YouTube Maudy Ayunda berdasarkan prinsip kesantunan Leech dan relevansinya sebagai pengembangan modul menulis teks eksposisi bagi siswa kelas X SMA. https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/pbs/article/view/12403

Hanum, N. K., Khanif, M., & Afkar, T. (2025). Implikatur dan prinsip kesantunan dalam podcast (PWK) Praz Teguh bersama Gazellecross: Kajian pragmatik. Journal Innovation in Education, 3(3), 58–66. https://doi.org/10.59841/inoved.v3i3.3071

Illahi, A. F. A., Kurniati, N. U. S., & Kurniasari, R. W. (2026). Politeness strategies as self-presentation in Laufey’s podcast interviews based on Leech’s principles. Journal of Cultural Narratives in Digital Society, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.26740/jcnds.v2i1.52738

Leech, G. N. (1983). Principles of pragmatics. Longman.

Leech, G. N. (2014). The pragmatics of politeness. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195341386.001.0001

Leech, G. N. (2016). Principles of pragmatics. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315835976

Lesmana, H., & Hisyam, M. S. (2024). Kesantunan berbahasa pada podcast Atta Halilintar dalam konten channel YouTube Need A Talk. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 234–242. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v8i1.12982

Nisa’, S. R., Suhartono, & Indrawati, D. (2025). Maksim kesepakatan sebagai strategi pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dalam diskursus akademik digital: Kajian sosiopragmatik podcast Bincang Fakultas UNESA. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 225–254. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38277

Nopira, N., & Hendaryan, R. (2025). Kesantunan berbahasa dalam podcast Agak Laen Official. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 356–363. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v9i2.19218

Pratama, A. F. R., & Setyawan, B. W. (2022). Kesantunan berbahasa pada kajian diskusi “Buat Apa Menulis” di Rayon Bahasa Avicenna (prinsip kesantunan Leech). Jurnal Ilmiah FONEMA, 5(2), 82–103. https://doi.org/10.25139/fn.v5i2.4644

Ramadhona, O. V., Yanto, M., & Iskandar, Z. (2025). Analisis sarkasme pada podcast Deddy Corbuzier bertajuk “Loe bakal korupsi gak bro?” [Skripsi sarjana, Institut Agama Islam Negeri Curup]. https://e-theses.iaincurup.ac.id/8701/

Sukma, R., Manaf, N. A., & Tressyalina. (2025). Leech’s politeness maxims in Indonesian digital communication: Enactment, violation, and negotiation on X and Instagram. SUJANA: Education and Learning Review, 4(3), 55–75. https://doi.org/10.56943/sujana.v4i3.1041

Veronika, R., Rahayu, N., & Djunaidi, B. (2020). Analisis kesantunan berbahasa Indonesia siswa dan guru SMP Negeri 03 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah KORPUS, 4(1), 90–97. https://doi.org/10.33369/jik.v4i1.12429

Wahyuni, S. P., Daeng, K., & Asri, A. (2024). Kesantunan berbahasa Makassar di kelas VI UPT SD Negeri 16 Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Journal Studies in Indonesian Language and Literature, 1(2), 106–117. https://journal.unm.ac.id/index.php/SILALE/article/view/4003

Downloads

Published

05-11-2026

How to Cite

Imma raudhotul jannah, Hasnah Hithohu Tsaqila, Fahneza Zelvia Rahmadhinia, Gavrila Claresta Angelina Panggabean, & Reva Yulsya Putri. (2026). Pematuhan dan Pelanggaran Prinsip Kesantunan Leech dalam Tuturan Ridwan Kamil pada Podcast Denny Sumargo dan Deddy Corbuzier. Prosiding SENALA (Seminar Nasional Linguistik Indonesia), 3, 63–71. Retrieved from https://senala.upnjatim.ac.id/index.php/senala/article/view/62